Cerita tentang Malea yang berdarah Indonesia, membuat pemilik akun Instagram @bravobawang ingat akan kisah Gloria Natapradja Hamel, seorang perempuan yang 2016 lalu, sempat dilarang menjadi anggota Paskibra di Istana Merdeka, karena ketahuan masih berpaspor Prancis.
"Bedanya di indonesia, warga keturunan prancis indonesia mau menaikkan bendera merah putih di istana negara 17 agustus, malah di kluarin..."
Gloria kala itu akhirnya diizinkan bergabung dalam tim penurunan bendera, karena "dinilai memiliki sikap nasionalisme, dan masih 16 tahun, sehingga bisa memilih kewarganegaraan."
Meskipun begitu, tetap ada suara miring yang mengomentari Malea. Misalnya pemilik akun Facebook Rayco Buyute Singasentana yang menyebut, "Apa hebatnya,.. nyanyi indonesia raya di acara amerika lha baru keturunan hebat."
Atau pemilik akun Instagram Henry.Suryo yang menulis, "Apa itu penting untuk Indonesia, belum tentu dia cinta Indonesia."
Ada juga yang mempertanyakan, apakah Malea bisa berbahasa Indonesia atau menyanyikan Indonesia Raya.
Komentar-komentar seperti itu ditanggapi oleh netizen lainnya. Di Twitter misalnya, @ariffansar mencuit "Bodo amat, aku aja yang lahir di Kuala Lumpur, sekolah di sini masih bisa nyanyi Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Supratman, hapal Pancasila dan lagu patriotik lainnya."
Atau pemilik akun Facebook Parindra Saragih, yang dengan lugas dan 'nakal'-nya menulis, "Ciri ciri orang minim prestasi yg tak akan pernah menghargai prestasi orang...
"Most valuable player." ⚽ð¤ðµ
LA Galaxy star Zlatan Ibrahimovic tweeted after seven-year-old Malea Emma Tjandrawidjaja stunned the crowd with her rendition of American national anthem.
ð Turn the sound up for this. pic.twitter.com/lzfx5EgDQy— The Voice of America (@VOANews) September 24, 2018
(Renny Sundayani)