"Biasanya, fanatisme ini diakibatkan oleh budaya atau kebiasaan dari sistem budaya lokal dari motif pemenuhan diri kebutuhan kejiwaan individu atau sosial yang tidak terlalu terpenuhi," ungkapnya.
Lalu, apakah ada faktor yang memengaruhi fanatisme ini?
Dipaparkan Psikolog Mei, ada 3 faktor utama yang bisa memengaruhi perilaku fanatisme. Dia mengutip dari teori Yuana (2001) di mana dijelaskan di sana bahwa 3 faktor tersebut antara lain;
1. Kebodohan yang membabi buta tanpa pengetahuan yang cukup atau hanya mengikuti suatu pilihan dan hanya mengandalkan keyakinan saja.
2. Cinta kelompok atau golongan yang menguatkan golongannya di atas segalanya.
3. Figur atau sosok yang kharismatik ini agar dikagumi atau waham kebesaran.