Untaian doa sakinah mawaddah warahmah ini diketahui diambil dari salah satu ayat suci Al-Quran, surat ke 30 yaitu surat Ar-Rum ayat ke 21.
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir,"
Di ayat suci di atas seperti bisa dibaca, ada kata litaskunu atau sakinah, mawaddah, dan rohmah yang digabungkan menjadi sakinah mawaddah warohmah. Secara bahasa, masing-masing tiga kata dari bahasa Arab ini mempunyai arti yaitu damai tentram, cinta kasih atau harapan , dan kasih sayang.
Untuk kata mawaddah, disebutkan lebih lanjut menurut Hasan Al-Basri, mawaddah sebagai "dinamo" penggerak kehidupan pernikahan yang diimplementasikan misalnya seperti saling memberi hadiah, mengingat kebaikan pasangan, dan selalu berkomunikasi dan jujur satu sama lain.