Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pemerintah mentargetkan kunjungan jumlah wisatawan sebesar 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019. Ini menjadi tantangan Kemenpar untuk melakukan percepatan strategi pencapaian target tersebut.
Kata Menpar, sebagai portfolio produk pariwisata Indonesia tahun 2015-2019, Wisata MICE dan events ditarget sebesar 60 persen dari 5 persen jenis wisata buatan. "Target tersebut tidak hanya pada jumlah Wisman, tetapi juga pada besarnya spending dari Wisman. Nah, pariwisata melalui dampak ekonominya bisa menjadi penopang ekonomi Indonesia,"kata Menpar.
Menpar menambahkan, semua unsur memang harus bergandengan tangan untuk mensukseskan pariwisata Indonesia. Industri pariwisata dan Kemenpar harus terus bersinergi.
"Karakter jenis business tourist sangat berbeda dengan leisure tourist, dimana motivasi utama kunjungan MICE adalah melakukan bisnis. Hal itu tentunya akan menyebabkan perilaku berwisata, terutama dalam hal pembiayaan selama kegiatan juga berbeda dengan wisatawan biasa. Nah, momentum ini harus diusung dengan baik dan profesional dalam semua kegiatan MICE," kata menteri asli Banyuwangi tersebut.
(Risna Nur Rahayu)