" Sebenarnya ada bantuan dari Pemerintah, tapi jumlahnya terlalu kecil, saya juga bingung bantuan ini akan digunakan untuk apa, karena terlalu kecil," ungkap Hasan.
Demi menjaga kelestariannya, ia bersama beberapa rekannya bergotong royong dan dengan uang pribadi, mendanai setiap biaya perawatan benda-benda pusaka, serta koleksi manuskrip di tempat itu.
Ke depannya ia berharap agar Pemerintah bisa lebih konsen lagi memperhatikan kondisi peninggalan itu. Karena hal ini tentunya akan memberi keuntungan tersendiri, seperti meningkatnya pendapatan daerah melalui wisata sejarahnya.
(Santi Andriani)