Vibrio vulnificus juga dapat masuk ke tubuh jika air yang tercemar virus masuk ke luka atau goresan di tubuh. Oleh karenanya banjir bisa menjadi sarana penyebaran infeksi. Termasuk air untuk kehidupan sehari-hari yang berasal dari sungai yang tercemar. Bakteri tersebut dapat berkembang dan menginfeksi di iklim hangat.
Orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, termasuk terserang penyakit hati kronis dan kanker, berada pada risiko yang lebih besar untuk terinfeksi virus vibrio vulnificus. Bahkan tidak menutup kemungkinan komplikasi akan lebih rentan terjadi. Virus ini biasanya dapat menginfeksi luka, menyebabkan kemerahan, dan pembengkakan yang menyebar ke seluruh tubuh jika tidak ditangani.
(Baca Juga: Pesona Farah Ann, Atlet Malaysia yang Pernah Dikritik karena Umbar Aurat)
Bisa juga terjadi infeksi darah yang dikenal dengan istilah septikemia primer. Infeksi itu bisa memicu terjadinya gejala seperti demam, tekanan darah rendah, dan lesi kulit. Dalam beberapa kasus, amputasi diperlukan untuk mengangkat jaringan yang mati. Tapi tenang saja, prevalensi untuk kejadian ini cukup jarang. Namun ada baiknya berhati-hati untuk memastikan kebersihan makanan laut dan air yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari.
(Dinno Baskoro)