Dirinya yakin masyarakat Selandia Baru memiliki dedikasi untuk menjalani kehidupan berkelanjutan dengan membantu mendorong gerakan larangan kantung plastik sekali pakai. "Seruan publik untuk tindakan tersebut telah mendorong sejumlah besar pengecer termasuk supermarket, untuk tidak lagi menggunakan kantung plastik sekali pakai. Kami ingin mendukung upaya mereka dengan memastikan industri ritel bergerak bersama dengan cara yang adil dan efektif. Pemerintah akan bekerja bersama supermarket dan pengecer lain untuk membuat masyarakat mengubah kebiasaan belanjanya dengan menggunakan tas belanja yang bisa dipakai berulang kali," tambah Jacinda.
Baca juga: 5 Zodiak Ini Sulit Banget Bilang "I Love You", Gengsi atau Malu-Malu Kucing?
Dalam pernyataan yang dibuat tertulis bila larangan itu akan diberlakukan selama enam bulan ke depan. Masyarakat Selandia Baru juga diberikan kesempatan untuk mengemukakan pandangannya tentang larangan penggunaan kantung plastik sekali pakai hingga 14 September mendatang. Dari situ pemerintah akan menindaklanjuti rencananya.
(Fakhri Rezy)