Bantu Korban Gempa, 2 Ton Makanan Meluncur ke Lombok Agar Tak Kekurangan Gizi

Annisa Aprilia, Jurnalis
Rabu 08 Agustus 2018 12:11 WIB
Donasi (Shutterstock)
Share :

GERAKAN sosial langsung digalang masyarakat setelah beberapa saat gempa meluluh lantakkan Lombok dan sekitarnya, tidak hanya lewat dunia nyata saja, tapi gerakan juga dihimpun netizen di dunia maya dengan mengumpulkan dana lewat transfer bank. Cara lainnya pun dilakukan salah satunya oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dengan cara mengumpulkan rendang se-Sumbar untuk kemudian dikirim ke Nusa Tenggara Barat, dengan tujuan membantu kebutuhan pangan korban gempa.

Ya, masyarakat sekarang memang sudah lebih peduli dan tanggap bencana, terbukti dari langkah dan tindakan yang cepat dilakukan untuk membantu sesama. Namun, tidak hanya masyarakat dan Pemprov Sumbar saja, sebab pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia pun melakukan hal serupa dengan sumbangan yang berbeda.

 Baca juga: Main Game 9 Jam Sehari, Bocah 6 Tahun Alami Kejang Wajah Permanen

Jika netizen menghimpun dana lewat sumbangan dan Pemprov Sumbar mengirim ratusan kilogram rendang, maka pemerintah mengerahkan seluruh jajaran kesehatannya dan memberikan makanan tambahan bagi korban gempa Lombok. Bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang sudah dikirimkan pada Selasa, 7 Agustus 2018, tersebut diketahui sebanyak 2 ton, seperti yang dikutip Okezone dari siaran pers yang diterima, Rabu (8/8/2018).

Pengiriman makanan tambahan ini dikirimkan sekira pukul 11 pagi waktu Indonesia bagian barat melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta kemarin. Tujuan pengiriman makanan tambahan oleh pemerintah selain untuk memasok makanan pada korban gempa, pun sebagai upaya mencegah kekurangan makanan bergizi di daerah yang terkena dampak bencana.

  Baca juga: Intip Kehidupan Milenial dari Tempat Lahirnya Bangsa Viking, Tajir-Tajir Loh!

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya