KISRUH mengenai kehalalan vaksin campak/measles rubella (MR), masih terus menjadi perbincangan sebagian besar masyarakat Indonesia. Banyak sari masyarakat yang enggan mengimunisasikan anaknya karena terbentur masalah kehalalan.
Alhasil, saat ini Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), tengah berupaya mencari jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut. Cara utamanya adalah dengan mengirimkam Serum Institute India (SIII), selaku produsen vaksin MR, untuk memberitakan data sesuai dengan yang dibutuhkan.
Baca juga : Menjajal Kereta Wisata yang Ditumpangi Presiden Joko Widodo, Tak Kalah Keren dari Pesawat
Pemerintah juga telah bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), supaya dapat mempercepat sertifikasi kehalalan untuk vaksin MR. Menteri Kesehatan, Nila Farid Moeloek berjanji akan kembali berkoordinasi dengan SII untuk menanyakan kembali mengenai komposisi bahan pembuatan vaksin MR.