Tenang, Ini Cara Menanggapi Suami yang Lakukan Body Shaming!

Annisa Aprilia, Jurnalis
Senin 06 Agustus 2018 16:31 WIB
Body shaming (Adobe stock)
Share :

Peran keluarga tempat pertamanya mengalami pertumbuhan pun menurut Vera punya peran sangat penting. Jika pasangan tinggal dalam keluarga yang sering berkata kasar, maka ia akan menduga kalau rasa sayang itu diungkapkannya dengan kata-kata kasar. Pasangan mesti membantu pasangannya untuk mencintai diri sendiri, sehingga dia bisa berproses untuk mampu mencintai dirinya sendiri.

Baca juga: Viral Video Tetap Salat saat Gempa Lombok, Netizen: Insya Allah Mati Syahid

“Ketika orang cinta sama dirinya, saat itulah terlihat dari penampilannya, jadi bukan kalau kita cinta pada diri kita lakukan vermak, bukan, tapi layak dan tepat untuk memberikan apa yang dibutuhkan dirinya sendiri dalam porsi yang wajar menjadi versi yang terbaik dirinya. Im perfect,” ujarnya.

Vera pun memberikan saran yang bisa dilakukan jika seorang istri menerima body shaming dari suaminya. Istri tidak perlu sakit hati, tapi lebih dulu mencerna dan sebaiknya memberi pemahaman pada suaminya untuk memahami kata-kata buruk yang dikatakannya.

“Contohnya dalam kehidupan sehari-hari, karena tadi kata-kata suka nyelekit, misal dia mengatakan, ‘Ini lengannya menggelambir," coba tanyakan, "Memang kalau lengannya seperti ini udah nggak cinta lagi apa masih sayaangg" sambil bercanda. Jadi, bantu dia memahami kata-kata buruk, dia layak dicintai karena telah mencintai diri sendiri,” tandasnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya