LOMBOK, Nusa Tenggara Barat (NTB) diguncang gempa 7 SR, kemarin malam. Sampai saat ini, tercatat ada 82 korban meninggal akibat musibah tersebut. Penanganan pun terus dilakukan banyak pihak untuk keselamatan banyak orang.
Sesaat setelah kejadian gempa terjadi, Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) memperingatkan bahwa gempa besar tersebut berpotensi tsunami. Kabar yang tentunya menakutkan dan perlu diwaspadai.
Namun, di balik kondisi tersebut, ada mereka-mereka yang tetap pada saf salatnya. Ya, selama gempa berlangsung, jamaah salat di Mushollah As Syuhada di Bali tetap menjalankan salat Isya dan rekaman kejadian langsung terekam kamera dan kini menjadi sejarah di media sosial.
Video tersebut menampilkan "live stresming" salat Isya jamaah Mushollah As Syuhada. Pada awal rekaman video, tidak ada sesuatu yang berbeda. Rakaat pertama lancar. Hingga akhirnya di menit 5:23, sesuatu terjadi dan itu adalah gempa.
Baca Juga: Menjajal Kereta Wisata yang Ditumpangi Presiden Joko Widodo, Tak Kalah Keren dari Pesawat