Itulah sebabnya banyak mitos yang bermunculan. Salah satunya adalah mitos menelan permen karet yang dipercaya akan tersimpan di dalam sistem pencernaan selama 10 tahun.
Namun, bahan-bahan seperti polymers dan elastomers memang tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh. Jadi ketika permer karet tidak sengaja tertelan, tubuh akan mengeluarkannya dengan cara yang sama ketika Anda menelannya.
Tidak hanya itu, permen karet juga menimbulkan permasalahan lingkungan yang cukup serius. Setiap tahun, pemerintah Inggris harus menggelontorkan dana sebesar Rp1,1 triliun hanya untuk membersihkan sisa-sisa permen karet yang melengket di tempat-tempat umum.
Itulah sebabnya, produsen permen karet asal Islandia, Simply Gum, memutuskan untuk mengganti bahan plastik dengan bahan baku yang mudah terurai.
(Fakhri Rezy)