Dia percaya, dengan menulis para pembaca dapat teredukasi ataupun mendapat solusi atas permasalahan yang ada. Inilah yang menjadi salah satu pembakar semangatnya untuk tetap menulis hingga sekarang. “Tulislah hal yang memang disukai dan dikuasai karena dengan begitu akan mengalir dengan sendirinya," tutur dia.
Di lain kesempatan, Psikolog Sani Budiantini mengatakan, perempuan harus bekerja tanpa memandang kesetaraan gender. Menurutnya, bila kaum hawa bekerja mampu mengaktualisasi dirinya setiap saat. "Perempuan butuh sesuatu yang bisa mendukung hidupnya. Maka kalau bekerja seharusnya dihargai," terangnya.
Sani menambahkan, ketika perempuan bekerja rasanya dengan mudah mengatur keuangan sendiri. Dia tidak boros, meskipun mendapat uang dari suaminya. "Sah-sah saja perempuan bekerja, apalagi kalau harus menjalani dua profesi. Jadi, jangan menyerah karena is kesetaraan gender," simpulnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)