Waspada, Mayoritas Penularan Hepatitis Terjadi Saat Persalinan

, Jurnalis
Sabtu 28 Juli 2018 10:47 WIB
Share :

Deteksi Dini Hepatitis

Kementerian Kesehatan telah melakukan deteksi dini hepatitis B sejak 2016 hingga Juni 2018 yang telah berhasil memproteksi 7.268 bayi terhadap ancaman penularan vertikal dari ibunya.

"Sejak 2016 hingga Juni 2018 sudah dilakukan deteksi dini Hepatitis B pada ibu hamil sebanyak 742.767 dan berhasil memproteksi 7.268 bayi terhadap ancaman penularan vertikal dari ibunya," kata Wiendra Waworuntu.

Selain itu, ia mengungkapkan capaian pengendalian hepatitis di Indonesia, yaitu sosialisasi faktor risiko penyakit hepatitis di 34 provinsi, pelaksanaan imunisasi rutin hepatitis B pada bayi di 34 provinsi dan 244 kabupaten dan kota, serta pengobatan hepatitis C dengan obat "Direct Acting Antiviral" (DAA) pada 13 provinsi.

Pada 2017, deteksi dini hepatitis B dan C mencakup 30 persen dari seluruh kabupaten dan kota di Indonesia yakni 154 kabupaten dan kota.

Pada 2018, implementasi deteksi dini hepatitis B dan C ditargetkan akan mencakup 60 persen kabupaten dan kota di Indonesia atau setara dengan 308 kabupaten dan kota.

Sementara, Kementerian Kesehatan RI menargetkan sebanyak 411 kabupaten dan kota atau mewakili cakupan 80 persen melaksanakan deteksi dini hepatitis B dan C pada 2019.

Pemerintah juga menargetkan eliminasi penularan HIV, sifilis dan hepatitis B dari ibu ke anak pada 2022 sesuai dengan amanat di Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2017. Dan pada 2030, pemerintah menargetkan eliminasi hepatitis B dan C. Untuk itu, seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat diharapkan bersama-sama memerangi hepatitis.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya