BACA JUGA:
Konsumsi Telur Pecah Sama Saja seperti Makan Ayam Tiren, Ini Penjelasan Dinkes
"Saya merasa stres di rumah sakit dan menemukan hutan sangat santai. Jadi saya pikir itu adalah tempat terbaik untuk melahirkan. Saya tidak keberatan Tim tidak ada di sana karena saya tahu dia takut tentang kelahiran, terlebih saya melahirkan tanpa bantuan. Tetapi saya merasa harus menghadapi ketakutan saya sendiri terlebih dahulu,” jelas Sarah. Sang suami pun tiba empat jam setelah dirinya melahirkan untuk mengambil gambar dan memastikan istri serta anaknya baik-baik saja. Pasangan itu kemudian membawa pulang anak mereka tanpa pergi ke rumah sakit.
(Santi Andriani)