Membakar Sampah di Pekarangan Bahayakan Kesehatan, Ini Penjelasannya

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis
Minggu 22 Juli 2018 02:00 WIB
Ilustrasi (Foto: DNR)
Share :

MEMBAKAR sampah sering dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Cara ini dianggap praktis untuk menyingkirkan sampah di sekitar rumah.

Namun tahukah Anda, jika membakar sampah dapat membahayakan kesehatan? Berikut penjelasannya.

Apa saja bahan kimia yang terkandung dalam asap hasil pembakaran sampah?

Dilansir dari Scientific American, sekitar 40 persen limbah atau setara dengan 1,1 miliar ton sampah di dunia dibakar di tempat terbuka. Ketika Anda membakar sampah, berbagai bahan kimia yang terkandung di dalamnya akan memuai ke udara dan memicu polusi.

Sejumlah bahan kimia dari asap pembakaran sampah itulah yang menjadi ancaman bagi kesehatan. Menurut US Environmental Protection Agency, karbon monoksida dan formaldehida (formalin) adalah dua zat utama hasil pembakaran yang paling banyak memicu penyakit pernapasan.

 (Baca Juga:Kisah Perjuangan Anak Tergemuk di Dunia Arya Permana)

Diperjelas oleh Christine Wiedinmyer, seorang peneliti dari National Center for Atmosperic Research, sebanyak 29 persen asap hasil pembakaran mengandung partikel logam berukuran kecil yang dapat menembus langsung ke dalam paru-paru. Selain itu, 10 persen kandungan polutan dari sampah mengandung merkuri dan 40 persen lainnya mengandung hidrokarbon aromatik polisiklik (PHA).

Asap pembakaran juga mengandung banyak materi tak kasat mata lainnya seperti hidrogen klorida, hidrogen sianida, benzena, stiren, arsen, timbal, kromium, benzo(a)pyrene, dioksin, furan, dan PCB. Semua zat kimia ini jelas bukan untuk konsumsi manusia karena membahayakan kesehatan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya