Kampanye Pengurangan Sedotan Plastik Dikritik Keras oleh Kaum Disabilitas

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Jum'at 20 Juli 2018 15:43 WIB
Ilustrasi (Foto: Videoblocks)
Share :

ISU lingkungan kini tengah menjadi perhatian dunia. Setelah McDonald's, belum lama ini Starbucks mengumumkan bahwa mereka telah mengurangi penggunaan sedotan plastik pada setiap produk minumannya.

Secara sederhana, para barista tidak akan memberikan sedotan kepada pengunjung, kecuali jika mereka memintanya langsung. Pasalnya, samplah plastik seperti sedotan dianggap berbahaya bagi lingkungan, terutama laut, mengingat benda tersebut tidak dapat terurai.

Keputusan ini pun mendapatkan sambutan positif dari berbagai pihak di seluruh dunia. Mereka menilai bahwa langkah yang diambil Starbucks dan McDonald's secara tidak langsung berkontribusi dalam mengurangi produksi sampah plastik yang kian tak terbendung.

 (Baca Juga:6 Potret Cantiknya Paula Verhoeven, Model yang Siap Dinikahi Baim Wong)

Namun sayangnya, kampanye positif ini dianggap tidak adil bagi para penyandang disabilitas. Selain itu, tak sedikit pula orang yang mempertanyakan efisiensi dari kampanye pengurangan sedotan plastik tersebut.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya