MENJADI siswa baru di jenjang sekolah yang baru pula tentu menyenangkan. Namun, siswa baru kerap jadi sasaran bullying bagi kakak senior atau kakak kelas, akhirnya siswa baru jadi enggan dan berat untuk berangkat sekolah di pekan pertama masuk sekolah.
Kementerian Koordiantor Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengingatkan para orang tua dan tenaga pengajar untuk secara sungguh sungguh memantau proses adaptasi siswa baru. Kesulitan adaptasi siswa baru dapat terdeteksi dari gejala yang tidak biasa dipertunjukkan siswa tersebut.
‘’Agar cepat terdeteksi bila terjadi kesulitan siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru,’’ kata Ghafur Dharmaputra, Plt. Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Kementerian Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), dalam siaran pers yang Okezone terima, Selasa (17/6/2018).
BACA JUGA:
Orangtua Sempatkan Antar Anak ke Sekolah, Ini Dampak Positif Buat si Kecil
Untuk mendeteksi adanya kesulitan adaptasi, menurut Ghafur pula, orangtua perlu mencermati gejala-gejala yang muncul semisal anak enggan berangkat ke sekolah, siswa merasa sakit perut, atau gejala psikologis lainnya. Ghafur menjelaskan, bila nampak gejala dan siswa nampak cemas, maka komunikasi bisa jadi kunci untuk mengurai kecemasan tersebut.