Alpukat-alpukat raksasa itu ditanam dan dipanen langsung dari kebun milik Ian Groves. Ia kemudian mendistribusikan alpukat raksasa hasil panen ke sejumlah toko grosir di Brisbane, Sydney, Adelaide, dan Perth, termasuk supermarket Mercer Mooney.
“Kami membeli pohon dari pembibitan yang berbeda dan ditanam kurang lebih 10 tahun lalu sebagai percobaan. Setelah 4-5 tahun, kami mencoba beberapa buah dan sempat ingin menyerah. Jadi, kami tanam di blok kecil hanya sekira 400 batang pohon. Hasilnya baru terlihat empat tahun kemudian dan ini lah produksi pertamanya,” tutur Ian Groves.
Sebuah perusahaan Afrika Selatan yang pertama kali mengembangkan alpukat jenis itu masih memegang hak ciptanya hingga saat ini. Apabila ingin mengembangkannya, Ian menyarankan untuk mengurus izin serta membayar royalti perusahaan tersebut.
Anda juga mesti bersabar karena butuh waktu empat tahun untuk menanam hingga memanen. Tetapi, bila berminat, Alpukat raksasa berjuluk Avozilla itu dijual dengan harga 11,3 poundsterling (setara Rp214 ribu) per buah.
(Helmi Ade Saputra)