5 Cara Ini Efektif untuk Redakan Kulit Perih Akibat Terbakar Sinar Matahari

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis
Senin 02 Juli 2018 20:53 WIB
Sunburn (Foto: Theodysseyonline)
Share :

BERJEMUR di bawah sinar matahari mungkin adalah sesuatu yang menyenangkan. Sinar matahari memang menyehatkan bagi kulit, meski demikian sengatan yang terlalu terik justru akan membuat kulit indah Anda menjadi terbakar.

Contoh sederhananya adalah ketika Anda tengah bermain di pinggir pantai. Anda mungkin tidak menyadari bahwa telah berjemur selama berjam-jam di bawah sinar matahari saat menikmati kesenangan.

Tanpa disadari kulit Anda mendadak terbakar dan berubah kemerahan. Hal ini ternyata bisa berpengaruh buruk bagi kesehatan kulit Anda. Rasa sakit dan lecet dapat terjadi setelah kulit Anda terbakar sinat matahari. Hal ini bukan satu-satunya gejala yang bisa muncul akibat terlalu lama tersengat sinar matahari. Demam dan dehidarsi juga bisa terjadi akibat paparan sinar UV yang berlebihan.

 Baca juga: Ingat Ya Moms, Hindari Menyimpan 5 Buah-Buahan Ini di dalam Kulkas

Menurut American Association od Cancer Research, seseorang yang mengalami lima kali atau lebih sunburn pada usia 15-20 tahun, akan mengalami peningkatan resiko melanoma hingga 80 persen. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjaga kulit supaya hal buruk tidak terjadi pada tubuh Anda.

 

Sebagaimana disadur dari Medical Herald, Senin (2/7/2018), Okezone akan membahas mengenai lima cara efektif yang dapat Anda gunakan untuk mengobati kulit yang terbakar sinar matahari.

Jangan berada di bawah sinar matahari

Kedengarannya hal ini sangat sederhana, tetapi pada kenyataannya Anda sering berjemur atau berada di bawah paparan sinar matahari dalam waktu yang lama tanpa disadari. Oleh sebab itu setidaknya Anda harus pandai dalam memilih tempat yang teduh untuk melanjutkan aktivitas Anda. Para perenang umumnya akan mengalami masalah kulit lebih lanjut karena sering berenang di dalam kolam maupun pantai. Klorin dan air laut akan memperburuk area kulit yang terbakar dan menyebabkan infeksi.

Dinginkan tubuh

Tersengat sinar matahari akan menyebabkan kulit berubah warna menjadi merah dan mengalami bengkak pada korban overexposure. Kulit yang mengalami peradangan perlu didinginkan untuk mengurangi pembengkakkan. Setelah terpapar sinar matahari, ada baiknya untuk membilas tubuh dengan air dingin. Hal ini juga mampu untuk menenangkan kulit. Es yang dioleskan ke area kulit yang terbakar matahari dapat lebih menenangkan dan bisa mengurangi pembengkakkan.

Minum banyak air

 

Selain mendinginkan tubuh dari luar dengan cara menyiramkan air dingin, Anda juga perlu banyak meminum air untuk mendinginkan tubuh dari dalam. Berada di bawah terika matahari cukup lama akan membuat Anda dehidrasi. Kulit akan rusak karena kehilangan banyak air, oleh sebab itu minum banyak air setelah terpapar sinar matahari adalah suatu hal yang penting.

Menjaga lepuhan dengan perban

Dalam beberapa kondisi yang buruk, terkena sengatan matahari akan membuat kulit Anda melepuh dan berair. Tentunya hal ini akan sangat perih dan menyakitkan. Oleh sebab itu jagalah kebersihan dan tutuplah luka dengan perban agar lepuhan tidak pecah yang mengakibatkan infeksi.

Obat penghilang rasa sakit

Tersengat sinar matahari akan membuat tubuh Anda terasa panas seperti melepuh. Tentunya hal ini sangat mengganggu, karena Anda kerap merasakan perih yang tak berujung. Penggunaan obat penghilang rasa sakit dinilai bisa membantu mengurangi peradangan akibat sinar matahari.

(Dinno Baskoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya