BEBERAPA waktu belakangan, nama dari seorang pria, Ali Banat sedang ramai menghiasi headline berbagai pemberitaan. Siapakah sosok Ali Banat tersebut? Mengapa sosoknya ramai dibahas?
Ternyata, sosok pria kelahiran Greenacre, New South Wales, Australia, pada 16 Februari 1982 ini adalah seorang jutawan Muslim yang sangat mulia hatinya. Berhati mulia dan kerap melakukan kegiatan amal untuk membantu orang-orang kekurangan yang membutuhkan.
Sayangnya Ali tidak berumur panjang, sebab pada pekan lalu Ali diketahui dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Esa setelah bergerumul dengan penyakit kanker yang ia derita selama kurang lebih tiga tahun belakangan ini. Maka dari itu, tidaklah mengherankan jika kematiannya membuat sedih banyak orang.
Lebih lanjut disebutkan, Ali menjadi sosok jutawan karena berhasil membangun bisnisnya di bidang perusahaan keamanan dan listrik. Kala itu dalam sebuah sesi wawancara dengan Mohamed Hoblos, ia mengisahkan kisah kehidupannya sebelum akhirnya terjun secara total dalam kegiatan amal.
(Baca Juga: Berburu Takjil di Rawamangun, Pedagangnya Bikin Salah Fokus)
Ali mengaku dahulu ia pun menjalani gaya hidup mewah bergelimang harta, hingga terbiasa dengan mobil-mobil sport mewah nan super mahal hingga barang bermerek seperti Louis Vuitton. Hingga akhirnya, Ali didiagnosa oleh dokter bahwa dirinya menderita penyakit kanker dan hanya punya waktu sekitar 7 bulan untuk bertahan hidup, di sinilah ia mulai memikirkan tentang hidup mewah yang ia jalani selama ini dan berpikir bagaimana caranya ia bisa memanfaatkan waktu hidupnya yang singkat tersebut dengan sebaik mungkin.