Harga yang dijual terbilang masih terjangkau, untuk cabai rawit khas Atambua dengan membayar Rp5.000 dapat 1 ons lebih yang terbungkus dalam plastik gula. Kemudian, gula aren khas mereka berbentuk lempengan bulat juga dijual Rp5.000 dapat 4 lempengan. Sayuran sawi, kangkung dan lainnya juga dijual dengan harga sama rata.
Ada ikan terbang juga dijual oleh pedagang, seikatnya ikan tersebut bisa dibeli dengan harga Rp20 ribu. Pedagang ikan sendiri tidak menjualnya dalam bentuk kiloan, namun dengan cara satuan atau per ikat. Banyak para warga Timor Leste mulai berbelanja di pasar itu dan mata uang transaksi yang digunakan dalam bentuk Rupiah.
Baca juga: Berwisata di Batas Negeri, Tentang Entikong dan Keistimewaannya
Sementara dari Timor Leste, ada minuman khas yang tidak ada di Indonesia. Yakni, minuman dari bahan mangga dan pisang yang telah dikemas dalam bentuk botol kaca dan kaleng. Minuman ini jika di-rupiahkan dijual senilai Rp600 ribu atau 40 dolar Amerika Serikat (AS) berisi 24 kaleng dalam satu dus.