Menikmati Minuman Legendaris ala Bojonegoro Sejak Tahun 1950-an

Avirista Midaada, Jurnalis
Senin 28 Mei 2018 17:05 WIB
Wedang Tape Ketan Hitam (Avirista/Okezone)
Share :

Ia sendiri menjelaskan bahwa warung ini merupakan warisan dari nenek sang suami bernama Munti’ah, lalu diteruskan oleh sang mertua di generasi kedua yang bernama Sukarti. Hingga setelah ibu mertua meninggal dunia, usaha keluarga ini ia teruskan sejak tahun 2005.

 Baca juga: Selain Hancurkan Paru-Paru, Merokok Juga Merusak Otot Kaki Loh

“Memang bentuk bangunannya ya sama hanya dipercantik saja. Dalam proses pembuatan wedang tape ketan hitamnya pun juga menggunakan alat, kalau dulu alami,” ujarnya kepada okezone.

Untuk membuat wedang tape ketan hitam, dirinya memerlukan bahan – bahan seperti tape ketan hitam, santan, gula, dengan seduhan air panas.

“Jadi dalam satu porsi gelas itu kita masukkan dulu tape ketan hitamnya, kemudian ditambahkan gula dan santan, baru terakhir disiram air panas,” jelasnya.

Dalam sehari setidaknya ia menghabiskan 3 kg tape ketan hitam, 12 – 13 buah kelapa untuk santan.

 

“Itu kalau normalnya segitu. Kalau ramai ya nambah lagi bahannya,” tuturnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya