Kepiawaian Khalid semakin cemerlang tatkala dia membunuh seorang jenderal Persia dalam pertarungan satu lawan satu untuk merebut Irak dan Persia. Hebatnya lagi, sumber menuliskan, Khalid bahkan bisa mengalahkan seorang pria yang juga berasal dari Persia, yang terkenal dengan kekuatan super a thousand men.
Kehebatan Khalid dalam berperang tidak cukup sampai di situ saja, sebab sebelum menjadi Muslim Khalid juga menjadi salah satu sosok yang dihormati di antara kaum Quraisy. Dalam perang Uhud, Khalid menggantikan ayahnya yang menjadi pemimpin Quraisy dan menyelamatkan kaumnya dari kekalahan dari umat Muslim. Saat pertempuran Palung, Khalid kembali harus melawan umat Islam.
Baca juga: Tiruskan Pipi Chubby dalam 10 Hari dengan Cara Ini
Ketertarikan Khalid pada agama Islam muncul ketika dia melihat umat Muslim mulai datang ke Mekah untuk berhaji. Khalid menyaksikan sendiri betapa mulia dan baiknya umat Muslim dan hal inilah yang meluluhkan hatinya. Dia pun melihat perubahan yang luar biasa karena masuknya agama Islam.
Akhirnya, Khalid pun meninggalkan Mekah dan menuju Madinah untuk memeluk agama Islam. Saat dalam perjalanannya, Khalid bertemu dengan Nabi Muhammad saw, dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya di masa lalu. Khalid meminta nabi untuk berdoa pada Allah agar memaafkan kesalahannya.