TREN di bidang fesyen yang selalu berubah membuat sejumlah desainer terus berkreasi untuk menciptakan karya baru, tak terkecuali desainer Indonesia. Banyak desainer yang seakan tidak pernah berhenti menelurkan karya yang mengagumkan. Bahkan karya-karya itu telah dikenal ke tingkat internasional.
Selain terinspirasi dari perkembangan tren, tak jarang para desainer tersebut menciptakan karya yang berasal dari material khas Tanah Air. Sebut saja penggunaan kain tradisional dalam beberapa rancangan baju.
Ya, sekarang ini kain tradisional dari Indonesia memang semakin mencuri perhatian. Bahkan beberapa merek ternama ada yang menggunakan motif kain tradisional sebagai bagian dari desain bajunya.
Tak lagi terkesan kuno, sejumlah desainer berhasil membuat inovasi sehingga kain tradisional terlihat lebih modern untuk dikenakan sebagai busana sehari-hari. Bahkan mereka membawa rancangan tersebut hingga ke pentas dunia.
Merangkum berbagai sumber, Minggu (20/5/2018), inilah desainer-desainer yang telah memperkenalkan kain tradisional ke tingkat internasional.
Oscar Lawalata, Edward Hutabarat, serta Denny Wirawan, dan Batik
Ada beberapa jenis batik yang kita kenal. Sebut saja Batik Pekalongan, Batik Garutan, Batik Solo, Batik Madura, Batik Bali, Batik Jambi, dan masih banyak lagi.
Sejak dinobatkan oleh UNESCO sebagai warisan tradisional Indonesia, batik memang kian populer di kalangan masyarakat dunia. Berbicara mengenai hal tersebut, desainer Denny Wiryawan pernah memperkenalkan batik dalam ajang New York Fashion Week 2016.
Baca juga: Cerita Cinta dan Tradisi di Balik Cincin Royal Wedding
Kini bersama dengan Oscar Lawalata dan Oscar Hutabarat, ketiganya kembali akan memamerkan batik di acara Batik For The World yang berlangsung pada 6-12 Juni 2018 di UNESCO, Paris, Prancis. Sebelumnya, batik pernah beberapa kali wara-wiri di panggung fesyen internasional.
Baca juga: 8 Gaun Pengantin Royal Wedding Termahal, Punya Kate Middleton Salah Satunya!
Dian Pelangi dan Songket
Songket adalah kain tradisional asal Pulau Sumatera yang tidak kalah bagus dengan batik. Songket dibuat dengan teknik tenun dan menggunakan mesin tradisional serta memiliki corak rumit yang berbenang emas atau perak.
Dalam perjalanannya, songket pernah diperkenalkan ke dunia. Sebut saja Songket Silungkang asal Silungkang, Sawahlunto, Sumatra Barat yang berlaga di Couture Fashion Week di New York pada 2015.
Kemudian ada pula desainer busana Muslim kenamaan, Dian Pelangi yang pernah membawa songket ke kancah internasional. Ya, dirinya memang sering diundang dalam berbagai fashion show di dunia untuk memperkenalkan rancangan terbarunya.
Dian Oerip dan Tenun
Kain tradisional di Indonesia banyak sekali macamnya. Biasanya macam kain dibedakan oleh cara membuatnya, sebut saja kain tenun yang dibuat dengan cara ditenun.
Kain ini sendiri sering mencuri perhatian karena motifnya yang indah dan cara pengerjaannya yang rumit. Dian Oerip adalah salah satu desainer yang terpikat dengan kain tenun.
Walaupun namanya belum begitu familiar, siapa sangka bila dirinya sering menggunakan tenun warna-warni dalam merancang busana ciptaannya. Bahkan busana tersebut dikenal hingga ke Amerika dan Eropa. Hal itu lantaran Dian sering menjual busana kreasi tenunnya dan selalu habis.
(Ahmad Luthfi)