BANYAK yang mengidentikkan berbuka puasa dengan minum atau makanan yang manis. Berpatokan seperti itu acap kali membuat kita justru menyantap minuman atau makanan manis secara berlebihan, seperti es buah atau lainnya.
Padahal, cara terbaik adalah membatalkan puasa adalah dengan air putih untuk mengisi kembali cairan tubuh yang hilang setelah berpuasa, dan tidak mengganggu fungsi lambung yang sudah berjam-jam tidak terisi.
“Setelahnya barulah diperbolehkan mengonsumsi makanan atau minuman manis,” ucap dokter spesialis gizi klinik, dr Jovita Amelia MSc SpGK.
Ia juga menjelaskan mekanisme tubuh dalam menyerap energi dari makanan sahur yang disantap. Menurutnya makanan akan dicerna oleh tubuh selama 6-8 jam.
Setelah diolah menjadi gula dan habis, tubuh akan mengambil cadangan makanan dari dalam hati. Namun, jika cadangan makanan di dalam hati telah habis, maka tubuh akan mengambil cadangan makanan dari otot.