“Terakhir kita menerima pernyataan dari Pak Haryadi selaku Ketua PHRI (Perhimpunan Hoteal dan Restoran Indonesia) bahwa jumlah pengunjung hotel di Surabaya tidak terganggu sama sekali. Namun kita harus terus meningkatkan dan menjamin keamanan wisatawan ,” tutupnya.
Baca juga: Gemasnya Bella Hadid dan The Weeknd saat Bersama di Cannes
Sebagai penutup, Arief kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan ekosistem pariwisata dalam keadaan kondusif khususnya kesiapan aksesbilitas, amenitas, dan atraksi di Jawa Timur.
“Saya menghargai keputusan Bu Risma menutup 1 atraksi wisata di Surabaya. Selain itu, kita juga harus memastikan kondisi airlines ditutup atau tidak, begitupun dengan hotel,” tukasnya.
(Fakhri Rezy)