"Pertama, orang-orang mengatakan bahwa saya hanya ingin untuk pindah agama karena teman laki-laki saya, tetapi ini sebetulnya tidak demikian. Saya membuat keputusan ini tanpa dia," ujarnya.
Meskipun demikian, keputusan Andersson untuk menjadi muslim mendapatkan kritik besar dari orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarganya. "Mereka penuh dengan prasangka terhadap saya. Saya juga terkena kebencian," ungkapnya. Kendati demikian, Andersson menekankan bahwa dia senang menjadi seorang Muslim.
Ia mengakui, setelah menjadi Muslim, ia menyadari bahwa ia menemukan agama yang sangat indah. Ia percaya semua isi Alquran. "Saya tahu Allah dan saya merasakan pertolongannya," katanya.
Baca juga: 3 Menu untuk Sahur Pertama, Ga Ribet dan Tetap Lezat
Kini, ia mempelajari bagaimana untuk memenuhi ritual atau ibadah dalam Islam. Ia mengatakan bahwa dirinya berencana untuk puasa Ramadan, yang dimulai dalam beberapa hari ke depan.