Pekan Imunisasi Dunia, Yuk Jangan Ragu Beri Anak Vaksin Agar Tumbuh Sehat!

, Jurnalis
Rabu 25 April 2018 18:48 WIB
Ilustrasi (Shutterstock)
Share :

Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (Perdalin) dr Hindra Irawan Satari mengatakan vaksin diproduksi melalui riset yang panjang serta menggunakan standar praktik kesehatan yang baik serta berdasarkan etika ketat.

"Meski telah dilisensi, vaksin tetap dipantau baik oleh pemerintah, maupun badan independen yang kompeten," kata Hindra.

 

Pembentukan vaksin dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap praklinis dan tahap klinis. Pada tahap praklinis, riset dilakukan di laboratorium dan pada binatang, termasuk di dalamnya identifikasi, kreasi konsep vaksin, evaluasi khasiat vaksin, dan standar pembuatan vaksin.

Sedangkan pada tahap klinis, vaksin diujikan kepada manusia selama bertahun-tahun dalam empat fase berdasarkan prinsip etika ketat dan persetujuan relawan, serta fokus pada keamanan dan khasiat.

Bila vaksin terbukti aman dan berkhasiat, maka dilakukan lisensi di negara-negara tertentu. Di Indonesia, dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan berdasarkan rekomendasi Komisi Nasional Penilai Obat Jadi.

Peran Media Salah satu pihak yang berperan dalam mengampanyekan arti penting imunisasi adalah media massa. Namun, seiring dengan sejumlah kampanye yang dilakukan kelompok-kelompok antivaksin, pemberitaan sejumlah media pun kerap menambah keraguan masyarakat terhadap imunisasi.

Baca Juga: Nyesek Banget! Mantan Kekasih Cewek Ini Malah Jadi Suami Adik Sendiri, Ini Curhatannya!

Karena itu, Ketua I Pengurus Pusat IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso meminta media massa tidak memberitakan tentang imunisasi secara provokatif yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

"Misalnya, membuat judul 'Bayi Meninggal Dunia Setelah Diimunisasi' tanpa mengecek apakah benar kematian bayi tersebut ada hubungannya dengan imunisasi atau tidak," kata Piprim.

Piprim mengatakan memang ada yang disebut kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI). KIPI adalah semua kejadian medis yang terjadi setelah imunisasi, yang menjadi perhatian dan diduga berhubungan dengan imunisasi, bisa berupa gejala, tanda, penyakit atau hasil pemeriksaan laboratorium.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya