Walabi, Kanguru Mungil dari Ujung Timur Indonesia

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 17 April 2018 18:56 WIB
Walabi (foto diambil dari Koran Sindo)
Share :

MERAUKE - Tidak banyak yang mengetahui bahwa Indonesia pun memiliki kanguru sebagaimana Australia. Walabi, begitu masyarakat Merauke menyebutnya. Kanguru asli Papua ini memiliki bulu yang cenderung berwarna cokelat kehitaman dan matanya hitam.

“Kita punya Walabi. Ini hanya ada di Merauke. Ukurannya kecil, tidak seperti di Australia. Ini hanya ada di Indonesia,” tutur Pengelola Taman Satwa Yamai Atib Kabupaten Merauke, Polche Fofied.

Walabi ini memiliki tubuh yang ringan karena rata-rata bobotnya hanya 3 kilogram (kg) sampai 10 kg. Tinggi badannya pun kurang lebih 90 cm. Saat ini banyak Walabi yang hidup di hutan-hutan Merauke salah satunya di Taman Nasional Wasur dekat Distrik Sota. “Mereka sudah tidak bisa besar. Di sini kami kasih makan kol, terong, kangkung, dan timun,” ungkapnya.

Pria yang juga berprofesi sebagai penyanyi ini mengungkapkan, ada empat jenis kanguru di Merauke. Walabi salah satunya. Sementara tiga jenis lainnya memiliki kesamaan dengan kanguru Australia. “Kalau di Merauke dibilang Saham. Besarnya seperti di Australia. Walabi satu-satunya ini yang kecil,” ucapnya.

Polche menuturkan, kanguru sangat erat dengan kehidupan masyarakat Merauke. Meski termasuk hewan yang dilindungi, masih banyak warga yang mengonsumsi daging hewan berkantung itu. “Dagingnya tidak ada kolesterol,” ucapnya.

Setelah diburu di hutan, kebanyakan warga kemudian menjualnya ke pasar. Harganya juga lebih murah jika dibandingkan dengan daging sapi. Harganya sekitar Rp70.000-80.000 per kg. Ini tentu lebih murah ketimbang sampai yang tembus hingga Rp100.000 per kg. Kanguru yang dijual di pasar umumnya berukuran besar.

“Kalau dapat kecil, dipelihara,” terangnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya