Ini Lho Cara Menangani Stress Urinary Incontinence

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Kamis 12 April 2018 12:54 WIB
Ilustrasi (Shutterstock)
Share :

Ada tiga cara pengobatan, yaitu melalui terapi non surgical (nonbedah) yang meliputi perubahan gaya hidup, latihan senam kegel, dan penggunaan pesarium (alat medis yang dimasukkan dan dipakai dalam vagina. Alat ini menopang dinding vagina dan membantu membetulkan posisi organ-organ pelvis yang bergeser).

Adapun perubahan gaya hidup yang disarankan, antara lain mengatur pola makan agar berat badan tidak berlebih, mengurangi minum kopi dan membiasakan berkemih sebelum tidur. Adapun untuk ibu hamil yang mengalami gangguan ini, bisa mencoba melakukan latihan dasar otot panggul di trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Dr Budi menerangkan bahwa perlu dilakukan skrining dengan prinsip cepat, sederhana, dan bukan diagnostik guna mencegah terjadinya gangguan yang bisa terjadi lantaran adanya gangguan pada organ panggul. Dr Yusfa Rasyid SpOG MARS mengatakan, ada tindakan nonbedah maupun bedah untuk mengatasi itu.

Tindakan nonbedah yang bisa dilakukan dengan femilift laser vaginal rejuvenation, femilift SUI, femilife labia brightening, femilofe labia tightening, dan uroste. Untuk bedah estetika bisa dilakukan dengan vaginaplasti, hymenoplasti, reparasi fistula, PRP, labio reduktion mayora, dan beberapa tindakan lainnya. Jika Anda mengalami inkontinensia urine disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan.

“Konsultasi dengan dokter merupakan langkah awal untuk menemukan cara efektif mengatasi keluhan Anda. Inkontinensia urine biasanya bisa terdiagnosis setelah konsultasi dengan dokter. Dokter akan bertanya tentang gejalanya dan melakukan pemeriksaan panggul pada wanita atau pemeriksaan rektal pada pria,” tutur dr Budi.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya