Boraks sendiri adalah bahan solder, bahan pembersih, pengontrol kecoak, pengawet kayu, antiseptik kayu. Bahasa lainnya adalah natrium biborat, natrium piroborat, natrium tetraborat. Tampilannya berwarna putih berupa serbuk yang mudah larut dalam air.
Jika tubuh seseorang sering mengkonsumsi makanan mengandung boraks maka tubuh akan menjadi sangat lemah, diare, mual, nyeri, hilang nafsu makan, kurang darah, kerusakan ginjal, bahkan berisiko kematian.
(Baca Juga: 5 Foto Sebelum Tragedi Mengerikan yang Tak Sengaja Tertangkap Kamera)
Sementara itu pengawet berupa formalin dapat berisiko kanker. Formalin sering ditemukan pada ikan, tahu, ayam potong, dan mie basah. Pada jenis-jenis makanan tersebut, bila mengandung formalin warna akan terlihat sangat bagus dan cerah, awet hingga tiga hari lebih, dan tidak dihinggapi lalat.
"Tekstur makanan yang mengandung formalin halus, tidak mudah hancur, (pada tahu misalnya). Sedangkan pada ikan, coba sodorkan ke kucing, jika tidak dimakan berarti ada kemungkinan mengandung formalin."
(Muhammad Saifullah )