Lebih lanjut, menurut pemaparan Ali, kerjasama tersebut penting dilakukan, karena selama ini para tenaga medis Indonesia dikenal sebagai sumber daya manusia yang mandiri. Dengan diadakannya seminar, pelayanan kesehatan serta sistem pendidikan akan diarahkan pada paradigma yang dapat memberdayakan praktik kolaborasi antar profesi tenaga medis.
BACA JUGA:
“Kerjasama yang akan dibangun bersama Inggris, Indonesia akan mencontoh Inggris dalam cara melayani kesehatan masyarakat, yang menggunakan cara kerjasama tim dan tidak lagi menjadi pahlawan individu. Mereka juga memiliki satu pusat kesehatan yang terintegrasi, kita ingin berbagi pengalaman cara kerjasama antar tim profesional yang memiliki latar belakang profesi berbeda, tapi bisa berkolaborasi dalam menangangi pasien. Sehingga, pasien itu bisa mendapatkan perawatan yang menyeluruh,” imbuhnya.
(Dinno Baskoro)