Pada orang dengan pecandu game, terdapat perubahan fungsional dan struktural dalam sistem reward saraf, yaitu kelompok struktur saraf yang berkaitan dengan perasaan senang, pembelajaran, dan motivasi.
Penelitian yang dipublikasikan di Addiction Biology melakukan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI) terhadap 78 remaja laki-laki yang berusia 10-19 tahun yang didiagnosis mengalami gangguan internet gaming, dan 73 peserta lainnya tanpa kondisi gangguan tersebut. Kemudian mereka membandingkan hubungan antara 25 area yang berbeda dari otak pecandu game dengan kontrolnya.
Para peneliti juga menemukan peningkatan koordinasi antara bagian korteks prefrontal dorsolateral dan temporoparietal junction di otak, yang diduga membatasi kontrol impuls seseorang. Kondisi ini biasanya ditemukan pada pasien dengan skizofrenia, sindrom Down, dan autisme, dan orang dengan kontrol impuls yang buruk.
Meski bisa meningkatkan fungsi berpikir otak, manfaat main game online sampai saat ini masih jadi pro dan kontra. Jangan sampai Anda jadi kecanduan game online. Pasalnya, peneliti menyatakan bahwa kecanduan game online bisa menimbulkan gangguan atau masalah kesehatan tertentu.
Maka itu, walaupun bisa memberikan manfaat bagi kesehatan, para peneliti menyarankan setiap orang untuk membatasi kebiasaan bermain game agar tubuh tetap cukup banyak bergerak. Tubuh yang tetap aktif, maka tubuh akan tetap segar dan bugar.
(Risna Nur Rahayu)