JAKARTA - Maraknya game online sekarang ini, membuat para gamers menghabiskan waktu berjam-jam untuk menatap layar gadget. Seakan tidak mengenal usia, game online hampir menjadi candu bagi banyak remaja hingga orang dewasa. Karena penggunanya semakin meluas, para ilmuwan telah meneliti bagaimana kecanduan game online memengaruhi otak dan perilaku seseorang. Apakah main game online memberikan efek positif atau negatif? Simak di sini penjelasannya seperti dilansir dari hellosehat.com.
Perubahan otak yang terjadi saat main game online
Telah ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa game online dapat memengaruhi otak dan juga menyebabkan perubahan di bagian otak tertentu.
Para peneliti baru-baru ini mengumpulkan dan merangkum hasil dari 116 penelitian ilmiah untuk menentukan bagaimana kecanduan game online bisa mengubah fungsi dan struktur otak, bahkan perilaku seseorang yang memainkannya.
Sebagian besar hasil penelitian menunjukkan bahwa video game tidak hanya mengubah cara kerja otak tapi juga strukturnya. Misalnya, penggunaan video game diketahui memengaruhi tingkat fokus dan kemampuan berpikir otak. Rata-rata penelitian tersebut menyatakan bahwa orang yang main game online justru bisa lebih fokus ketimbang yang tidak memainkannya.
Penelitian juga menemukan bahwa video game meningkatkan ukuran dan kemampuan bagian otak yang bertanggung jawab atas visuospasial, yaitu kemampuan seseorang untuk menerjemahkan konsep visual (yang dilihat dari mata), seperti membaca jarak, membedakan bentuk dan warna, hingga menempatkan suatu benda. Para gamer juga mengalami perbesaran ukuran bagian otak hippocampus kanan, yang menjadi tempat memori jangka panjang terbentuk di otak.
Hati-hati, jangan sampai kecanduan game online