2. Tenung
Tenung merupakan pengembangan dari santet dan teluh. Untuk perantaranya, tenung dapat menggunakan benda hidup maupun mati untuk menyerang si korban. Cara mengirim ilmu ini biasanya melalui perantara tanah. Saat seseorang dikirimi tenung, maka akan muncul tanda-tanda seperti:
- Gelas ataupun piring di rak maupun meja akan jatuh dan pecah tanpa sebab. Hal ini terjadi jika pengirimnya menggunakan beling dan sejenisnya sebagai perantara.
- Saat sedang makan biasanya korban akan menemukan kawat, paku, silet, dan beling dalam makanannya.
- Tiba-tiba keramik rumah pecah dan terangkat ke atas membentuk pola horizontal, vertical, ataupun zigzag beraturan.
- Jika tenung berhasil, di dalam tubuh korban akan ditemukan benda-benda asing seperti paku, kawat, jarum ataupun serpihan beling.