Periset tengah mempelajari beberapa kemungkinan penyebab ALS, termasuk mutasi genetik yang diturunkan dari keluarga. Orang dengan ALS umumnya memiliki kadar glutamat lebih tinggi dari normalnya. Mereka juga membawa pesan kimia di otak, di sekitar sel saraf dalam cairan tulang belakang mereka.
Jika kondisi ini terjadi, terlalu banyak glutamat diketahui beracun bagi beberapa sel saraf. Respon kekebalan tubuh jadi lebih lemah dan juga menyerang beberapa sel normal di tubuh.
Faktor lingkungan juga bisa memicu ALS. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi risiko ALS meliputi kebiasaan merokok, paparan toksin lingkungan, zat timbal dari benda-benda logam, yang kesemuanya menyebabkan traumatis.
Studi terbaru menunjukkan bahwa orang-orang yang pernah bertugas di militer berisiko tinggi terhadap ALS. Tidak jelas bagaimana hidup orang militer bisa memicu perkembangan ALS. Ini mungkin termasuk mereka sering terkena paparan logam atau bahan kimia tertentu, luka traumatis, infeksi virus, dan tenaga yang hebat. Demikian dilansir Mayoclinic, Kamis (15/3/2018).
(Renny Sundayani)