Tanggapi Isu Sampah di Bali, Ini Kata Menteri Pariwisata

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis
Senin 12 Maret 2018 19:46 WIB
Rich Horner saat menyelam di Nusa Penida (Foto: YouTube)
Share :

PULAU Dewata Bali kembali menjadi perbincangan hangat. Setelah bencana erupsi Gunung Agung menyita perhatian masyarakat internasional, baru-baru ini sebuah video yang diunggah oleh seorang traveler asal Inggris mendadak viral di berbagai media sosial.

Dalam video singkat yang diunggah oleh Rich Horner melalui akun YouTube-nya, terlihat jelas air laut sampah plastik dan bungkus makanan berwarna kuning memenuhi perairan laut Bali yang selama ini dikenal akan keindahannya. Horner menemukan pemandangan mengejutkan tersebut di kawasan Manta Point, Nusa Penida, Bali.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Rivers, Kceans, Lakes, and Ecology (ROLE) Foundation, selama ini Indonesia diketahui memproduksi sekitar 130 ribu ton sampah plastik setiap hari. Mereka berasumsi bahwa hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran penduduk serta tentang limbah dan daur ulang.

Pihak ROLE juga menuding pemerintah Indonesia belum memiliki sistem perencanaan yang baik untuk menanggapi isu sampah. Tak heran jika saat ini Indonesia menjadi pencemar plastik terbesar kedua di dunia setelah China.

 (Baca Juga: Demi Capai 17 Juta Kunjungan Wisman di 2018, Kemenpar Targetkan Raih 50 Penghargaan Bergengsi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya