Ekshibisionis
"Ekshibisionis, voyeurism, fetishism, dan lainnya merupakan gangguan perilaku seksual dimana si individu tidak mampu mengontrol dorongan seksual yang ada pada dirinya (dorongan untuk berfantasi seksual, merangsang dirinya secara seksual, dan lain-lain) yang dilakukan secara intense terus menerus," papar Dina.
Ia menjelaskan, hal yang membedakan dengan nudis adalah yang bersangkutan merasa terpuaskan kebutuhan seksualnya dengan memamerkan aurat atau alat kelaminnya kepada orang lain (biasanya dilakukan kepada orang yang dianggapnya lebih lemah).
Sedangkan, voyeurism ialah yang bersangkutan merasa terpuaskan kebutuhan seksualnya dengan mengintip orang lain yang sedang beraktivitas seksual atau mengintip orang mandi.
Dan, etishism yaitu orang yang bersangkutan merasa terpuaskan kebutuhan seksualnya melalui objek/benda yang membuatnya menjadi terangsang secara seksual dan biasanya digunakan untuk masturbasi.