Mengenal Hiperplasia Adrenal Kongenital, Kelainan yang Bikin Anak Lahir dengan Kelamin Ambigu

Dewi Kania, Jurnalis
Selasa 06 Maret 2018 15:28 WIB
Ilustrasi (Foto: Pexel)
Share :

Kemudian, setelah bayi usia dua minggu setelah lahir, ditambah ada gejala gawat darurat yang harus ditangani lebih lanjut. Gejalanya bayi akan jadi sering muntah, demam, hingga masalah dehidrasi. Untuk membandingkan dengan masalah gangguan pencernaan biasa yakni harus melakukan pemeriksaan elektrolit.

  (Baca Juga: Penyandang Diabetes Melitus Berisiko Tinggi dan Lebih Cepat Terkena Katarak)

Bila anak dengan HAK selalu mengalami ukuran natrium turun dan kalium naik. Kalau sudah positif, pasti harus dilakukan pengobatan dan terapi agar tumbuh kembang si kecil normal.

Sementara itu, dr Nanis menyebutkan, kasus penyakit HAK tipe klasik paling banyak dialami oleh anak-anak Indonesia. Selama ini, pasien dengan penyakit tersebut sudah ditangani dan diperhatikan dengan baik oleh dokter.

"Penyakit ini diturunkan dari orangtua ke anak. Tapi skrining akan lebih baik dilakukan setelah bayi lahir, tapi untuk USG di masa kehamilan juga bisa membantu mendeteksi anak dengan penyakit HAK," tutupnya.

(Utami Evi Riyani)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya