JAKARTA - Kementerian Kesehatan menyatakan imunisasi masih menjadi cara yang paling efektif untuk mencegah penyakit Japanese Enchepalitis (JE) atau radang otak karena belum ada obat khusus untuk penyembuhannya.
Berdasarkan siaran pers di laman Kementerian Kesehatan yang dikutip di Jakarta, Senin (5/3/2018), pencegahan paling efektif pada penyakit JE ialah imunisasi dan menghindari gigitan nyamuk culex sebagai penyebar virus.
Kabupaten Tabanan Bali menjadi wilayah pencanangan imunisasi JE untuk mencegah penyakit radang otak yang bisa menyebabkan kematian tersebut.
Manusia dapat tertular dan terinfeksi virus JE dikarenakan penyebaran oleh nyamuk culex yang juga menggigit hewan. Namun nyamuk culex yang mengigit manusia yang sudah terinfeksi JE tidak bisa menularkan kepada manusia lain.
Hewan yang menjadi sumber ialah babi, kuda, dan beberapa jenis burung. Nyamuk culex biasa ditemukan di daerah persawahan, kolam, genangan, dan daerah yang biasa tergenang air.