Tradisi Masyarakat Lombok Wajibkan Perempuan Bisa Menenun

, Jurnalis
Rabu 28 Februari 2018 06:54 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Ia menyebutkan kain tenun songket bisa digunakan untuk sarung, baju, dekorasi, dan berbagai jenis produk lain seperti tas dan kopiah. Menurut dia harga produk dari kain tenun songket bervariasi antara Rp50.000 hingga Rp1 juta lebih.

Ia menuturkan setiap rumah di Desa Sukarara memiliki alat tenun, karena memang kaum perempuan di sini pekerjaan sambilannya menenun. "Pekerjaan utama masyarakat di sini bertani, jika saat musim panen produksi kain tenun songket juga menurun karena banyak warga bekerja di sawah mengurusi panen padi," katanya saat menerima kunjungan kerja Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah bersama para wartawan.

Asisten Sekda Kabupaten Temanggung Sigit Purwanto yang memimpin rombongan dalam kunjungan kerja tersebut menuturkan kunjungan kerja ini untuk mencari pengetahuan tentang pertenunan.

"Kami ingin sekali ada pengembangan yang ditransfer dari Desa Sukarara ini untuk pengembangan terkait kerajinan batik mbako (tembakau) di Temanggung," katanya.

Ia menuturkan sebenarnya kalau bisa mengembangkan batik mbako seperti kerajinan kain tenun songket di sini akan lebih bagus, karena sementara ini batik mbako belum familier.

Oleh karena itu, katanya dengan kunjungan kerja ini dalam rangka mencari informasi terkait dengan kerajinan tenun di Sukarara. "Nanti yang kita lakukan apa yang dilihat di sini bisa diterapkan di Temanggung dalam rangka pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya batik mbako dan lainnya," katanya.

(Baca Juga: Uniknya Budaya "Mahar Kain Tenun" Suku Sasak di Desa Sade, Lombok)

Menurut dia sistem pengembangannya disesuaikan dengan karakteristik di Kabupaten Temanggung, bisa melalui koperasi, kelompok usaha bersama, dan lainnya sehingga disesuaikan dengan desa masing-masing. "Kita kaji secara mendalam, apa yang kita lihat di sini diterapkan di Kabupaten Temanggung," katanya.

Menurut dia kebiasaan yang mewajibkan anak perempuan bisa menenun merupakan tradisi yang baik untuk mempertahankan budaya khas di daerah ini, apalagi tradisi tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk berkunjung.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya