MENDENGAR kata kanker memang bisa membuat siapapun yang mendengarnya menjadi bergidik. Bagaimana tidak, penyakit satu ini memang menakutkan dan menjadi momok bagi orang banyak, yang bisa menyerang tidak hanya orang dewasa namun juga anak-anak.
Bicara soal anak-anak yang menderita kanker, pada dasarnya anak-anak ini tentunya membutuhkan perhatian ekstra salah satunya soal asupan makanan. Sebab, logikanya, anak-anak yang normal tanpa menderita kanker saja asupan makanannya harus sangat diperhatikan oleh orangtua. Mengingat anak-anak masih dalam masa tumbuh kembang, apalagi anak-anak dengan penyakit kanker.
(Baca Juga: Berani Gundul, Gerakan Empati Sebarkan Kepedulian Terhadap Anak-Anak Penderita Kanker)
Kemudian, pola makan sehat seimbang seperti apakah yang sebaiknya diterapkan pada anak dengan penyakit kanker? Desi wulandari, Sst,RD sebagai ahli gizi dari FKUI (Fakultas Kedokteran UI) yang sehari-harinya di pusat Kanker Nasional, RS Kanker Dharmais menjelaskan tentang hal ini.
“Pola makan untuk anak-anak kanker itu seperti apa, yaitu makanan yang tinggi kalori dan protein. Porsinya kecil namun intensitasnya sering. Makanan untuk anak-anak penderita kanker ini tidak boleh menggunakan MSG, begitu juga dengan pemakaian natrium atau garam yang harus dibatasi. Sebaiknya perbanyak makan sayur-sayuran dan buah, sehari itu 5 porsi di mana satu porsinya 200-300 gram per sekali makan. Sehingga bisa meningkatkan vitamin, mineral, dan antioksidan,” jelas Desi saat ditemui Okezone, Minggu 25 Februari 2018 di kawasan Jakarta Selatan.
Lebih lanjut Desi menambahkan, para orangtua sejatinya haruslah bisa mengubah pola makan sayang anak, yang maksudnya adalah membiarkan anak untuk mengonsumsi makanan cepat saji.
(Baca Juga: Jangan Abaikan 5 Tanda Sepele Ini, Bisa Jadi Gejala Kanker)
“Jangan karena sayang anak, lalu iya boleh makan makanan cepat saji gitu atau dengan mindset enggak apa-apa deh yang penting mau makan, tapi orangtua tidak lihat kandungan nutrsinya. Batasi lah satu bulan itu, maksimal makan makanan cepat saji 2-3 kali saja, misalnya saat di akhir pekan," ujarnya.
Desi juga mengingatkan agar para orangtua mengimbangi pola gizi seimbang untuk anak penderita kanker di hari kerja (weekdays). Minimalkan jajan di luar, jika memungkinkan, bawakan bekal makan siang untuk anak lengkap dengan buah potong dan jus. Karena hal ini dapat membuat nafsu jajan anak berkurang.
(Utami Evi Riyani)