Pekan ini telah dimulai vaksinasi tahap kedua yang dilakukan oleh petugas Dinkes setempat, Puskesmas maupun aparat medis lainnya.
Hal tersebut karena terdapat 100 pasien difteri yang dirawat pada berbagai rumah sakit di Kabupaten Tangerang, namun seorang diantaranya meninggal dunia.
Difteri merupakan penyakit berbahaya dan dapat menyebabkan kematian bagi penderita yang kadang terlambat mendapatkan bantuan medis.
Gejala difteri di antaranya berupa batuk, otot lemas, pembengkakan kelenjer getah bening, pilek, sulit menelan, suara serak, tenggorokan pegal dan demam.
Sasaran imunisasi difteri terhadap warga usia satu tahun hingga 19 tahun karena mereka merupakan berisiko tinggi.