Menkes Nila menambahkan, agar masyarakat bisa berhati-hati dan menjaga perilaku supaya terbebas dari ancaman penyakit yang disebabkan oleh tikus. Nama penyakit itu tidak lain yakni dikenal dengan sebutan leptospirosis.
Banjir pasti. Kesehatan tuh dihilir. Teori blum namanya, 40 persen krn lingkungan, kesehatan backupnya hanya 20-30 persen termasuk perilaku pegang peran. Kalau Lingkungan banjir, ada tikus di rumah yang juga ikut ngungsi saat banjir.
"Tikus ini kencingnya mengandung virus yang menyebarkan leptospirosis. Hati-hati di sini," imbuhnya.
Menkes Nila menegaskan, selain leptospirosis ada beberapa penyakit infeksi lainnya yang menyerang manusia. Hal itu dikhawatirkan bagi orang yang tinggal di wilayah yang kotor.
"Orang yang rumahnya di lingkungan yang kotor penyakit pasti ada. Diare, leptospirosis, infeksi saluran napas akut, demam dan panas flu yang enggak beres-beres," bebernya.