SLEMAN – Perbaikan gorong-gorong yang menutup sebagian akses masuk ke lokasi wisata Tebing Breksi dan sekitarnya, dikawatirkan menurunkan jumlah kunjungan wisatawan.
Pengelola Wisata Tebing Breksi Khalik Widiyanto mengatakan, perbaikan gorong-gorong di ruas jalan masuk lokasi wisata tersebut sudah berdampak pada berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan. Sebab pengerjaan gorong-gorong tersebut menyebabkan bus-bus wisatawan tidak bisa naik langsung ke lokasi wisata.
“Sudah banyak yang cancel,” kata Khalik kepada Harianjogja.com, Kamis (31/1/2018).
Meski ada fasilitas shuttle bus untuk mengantar rombongan wisatawan yang akan naik ke Breksi, namun hal itu tetap tidak diminati rombongan bus. “Penutupannya mendadak jadi para wisatawan tidak merencanakan budget sebelumnya,” ujarnya.
Sekadar diketahui, proyek perbaikan gorong-gorong tersebut dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman. Proyek tersebut dikerjakan sejak 29 Junuari lalu. Dampaknya, kendaraan berukuran besar baik bus besar maupun mini bus yang ingin mengunjungi kawasan wisata Shiva Plateau Tebing Breksi, Batu Papal, Candi Ijo, Selo Selangit/Watu Payung di wilayah Sidorejo, Prambanan tidak diperkenankan masuk.