Waspada! Kelelahan Terus Menerus Bisa Jadi Indikasi Aritmia

, Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2018 12:26 WIB
Ilustrasi
Share :

Sebaliknya, jika denyut nadi berada di atas 10, harus diwaspadai. Segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menari adalah cara mudah mendeteksi kelainan irama jantung. Sementara itu, pada kesempatan yang sama, dr Agung Fabian Chandra negara SpJP (K), ketua panitia kampanye fibrilasi atrium (FA) 2017 mengatakan, “Fibrilasi atrium (FA) merupakan aritmia yang paling sering didapatkan di klinik.

Tidak jarang stroke merupakan manifestasi klinis pertama dari FA. Prevalensi FA mencapai 1%-2% dan akan terus meningkat dalam 50 tahun mendatang,” ungkap dr Agung. Di Indonesia ada sekitar 2,2 juta orang menderita FA. Sekitar 40% dari jumlah ini berisiko mengalami stroke apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis.

Lebih jauh, pemerataan pelayanan aritmia di Indonesia masih perlu ditingkatkan agar kemajuan di bidang aritmia secara global juga dapat dinikmati pasien-pasien di Indonesia secara lebih luas. Pemerataan layanan tersebut mencakup beberapa bidang, terutama ketersediaan SDM, mengingat masih minimnya jumlah dokter subspesialis aritmia di Indonesia serta ketersediaan alat yang diperlukan di layanan kesehatan.

Di samping itu, kepedulian petugas kesehatan, pemangku kepentingan, serta edukasi masyarakat tentang penyakit ini masih sangat perlu ditingkatkan. Tata laksana yang juga tepat diharapkan dapat menurunkan angka mortalitas dan morbiditas. (koran sindo)

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya