Safar Bulan Penuh Kesialan? Jangan Risau, Ini Kata Rasulullah

Vessy Frizona, Jurnalis
Rabu 17 Januari 2018 12:09 WIB
Ilustrasi (Foto: Reuters)
Share :

SAFAR adalah bulan kedua dalam kelender Hijiriah. Kata Safar diambil dari Bahasa Arab yang mengandung dua arti, yakni kosong dan kuning (penyakit).

Sejarah mencatat, di zaman jahiliyah orang Arab menganggap bulan Safar adalah bulan pembawa sial. Pada masa itu, ketika datang bulan Safar, orang-orang meninggalkan rumah untuk menghindari kesialan, sehingga rumah jadi kosong. Sayangnya, hingga saat ini masih ada muslim yang meyakini jika bulan Safar benar-benar bulan pembawa sial.

Berdasarkan penjelasan, Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia, Ustadz Fauzan Amin, memang ada ulama yang berpendapat bahwa Allah SWT menurunkan bala penyakit pada bulan Safar. Keyakinan ini sudah ada sejak sebelum Islam datang di Jazirah Arab.

“Akan tetapi bila kita menelusuri teks-teks hadits nabi, anggapan itu keliru. Nabi justru melarang kita terlalu merisaukan bulan ini. Bahkan berlebihan bila meyakini bahwa Safar adalah bulan sial,” jelas Ustad Fauzan kepada Okezone.

Ia menambahkan, meyakini bulan Safar sebagai bulan sumber kesialan itu tidak benar karena tidak ada dalil terkait hal tersebut.

(Baca Juga: Baru Jadian Jangan Terlalu Sering Pacaran, Ini Alasannya Menurut Pakar)

Dari Abu Hurairah R.A bahwasanya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda (yang artinya), “Tiada kejangkitan dan juga tiada mati penasaran, dan tiada juga Safar”, kemudian seorang badui Arab berkata, ‘Wahai Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam, unta-unta yang ada di Padang Pasir yang bagaikan sekelompok kijang, kemudian dicampuri oleh Seekor unta betina berkudis, kenapa menjadi tertular oleh seekor unta betina yang berkudis tersebut ?’. Kemudian Rasulullah SAW menjawab: “Lalu siapakah yang membuat unta yang pertama berkudis (siapa yang menjangkitinya)?” (HR. Bukhari dan Muslim).

(Baca Juga: Biaya Photoshoot Seharga Rp3,3 Juta, tapi Keluarga Ini Dapatkan Hasil Foto yang Bikin Geleng-Geleng Kepala!)

Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam juga bersabda: “Tidak ada wabah dan tidak ada keburukan binatang terbang dan tiada kesialan bulan Safar dan larilah (jauhkan diri) daripada penyakit kusta sebagaimana kamu melarikan diri dari seekor singa” (HR. Bukhari)

(Baca Juga: Sedih! Bayi Perempuan Ini Punya Masalah Kesehatan Langka, Sang Ibu Memotretnya dan Kini Viral karena Dibully)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Women lainnya