ADA banyak jenis anjing yang tersebar di belahan dunia. Mereka memiliki perbedaan karakter, ras, dan pemanfaatannya. Salah satu yang bisa dibedakan antara anjing satu dengan yang lainnya adalah melalui bulunya yang menggemaskan.
Yuk, kenali berbagai macam bentuk bulu anjing berikut ini, seperti dirangkum dari berbagai sumber.
Bulu dua lapis
Bulu dua lapis memiliki tekstur pendek dan tebal di bagian dalam untuk menjaganya tetap hangat. Lalu, bulu bagian luar yang panjang dan halus untuk mencegah kulit basah. Uniknya, dua jenis bulu tersebut bisa menjadi penghangat maupun pendingin kulit, karena itu anjing berjenis chow chow dan siberian husky nyaman hidup dalam segala cuaca.
Berbulu halus
Anjing berbulu halus memiliki bulu yang sangat pendek. Contoh anjing ini berjenis dalmatian, bulldog, dachshund, dan bull terrier. Bulu jenis ini bisa berupa double coat atau single coat. Jenis anjing berbulu halus cenderung tidak merepotkan saat perawatan meski mudah rontok. Anda cukup menyisirnya menggunakan sikat berbulu lembut.
Bulu kasar
Anjing berbulu kasar kerap kali memiliki lapisan luar yang kasar dan lapisan bawah yang lembut di dalamnya (double coat). Namun, ada juga yang single coat. Bulu tipe ini memiliki tekstur yang bergelombang atau ikal, namun saat Anda membelainya tekstur bulu akan terasa sedikit kasar. Contoh jenis anjing berbulu kasar adalah terrier.
Bulu keriting
Poodle, Bichon Frise, Black Russian Terrier, Portuegese Water Dog, dan Iris Water Spaniel adalah beberapa contoh anjing yang memiliki tekstur bulu keriting. Umumnya jenis bulu seperti ini cenderung kering sehingga memerlukan perawatan ekstra, termasuk memangkas bulu dan menyisir. Sehingga penggunaan conditioner sangat diperlukan untuk mengurangi bulu yang patah. Anda sebaiknya juga memotong ujung-ujung bulu setiap satu bulan sekali agar bulu keriting tetap terjaga.
Bulu panjang
Contoh anjing dengan bulu panjang adalah bearded collie dan afghan hound. Meski terlihat cantik, namun anjing dengan bulu panjang biasanya tidak kuat berada dalam suhu panas, termasuk di Indonesia. Sehingga perlu sedikit mencukur bulu bagian dalam agar menjaga sirkulasi udara tetap lancar untuk menghindari kulit kepanasan.
Bulu gimbal
Anjing ras jenis komondor dan puli memiliki bulu gimbal alami. Bulu tipe ini bertekstur gulung dan gimbal. Meski terlihat sulit dalam hal perawatan, sebenarnya Anda cukup menyisir bagian gimbalnya saja dan dilakukan saat anjing masih kecil sebelum gimbalnya terbentuk.
Bulu hypoallergenic
Bulu hypoallergenic adalah jenis bulu yang jarang rontok. Misalnya, jenis anjing basenji, miniature poodle, dan bul terrier. Beberapa anjing tersebut banyak diminati oleh mereka yang memiliki alergi terhadap bulu hewan. Bagian bulu mereka yang tebal bisa dengan mudah menangkap bulu yang rontok dan dengan cepat membuatnya kusut sehingga tidak jatuh beterbangan di udara.