PROSES persalinan tentu merupakan proses yang sangat berharga bagi ibu dan sang buah hati. Oleh karena itu, seorang ibu akan mempersiapkan persalinan dengan sebaik-baiknya, termasuk memilih metode persalinan yang tepat dan baik bagi buah hati.
Belakangan, muncul sebuah tren metode melahirkan baru dalam masyarakat yang disebut dengan metode lotus atau lotus birth. Beberapa selebriti Indonesia yang menerapkan, seperti Andien dan Atiqah Hasiholan. Lantas, apa itu metode lotus birth?
Lotus birth adalah proses melahirkan bayi dengan tetap membiarkan tali pusat terhubung dengan plasenta selama beberapa hari. Jadi, tali pusat dan plasenta yang menempel di pusar bayi tidak langsung dipotong usai ibu bersalin namun dibiarkan mengering dan lalu terputus sendiri.
Melahirkan dengan metode lotus birth mulai di lirik ibu-ibu hamil karena dianggap lebih alami dan membuat bayi memiliki kekebalan tubuh lebih tinggi. Namun, secara ilmu kedokteran, metode ini masih dianggap kontroversi dan dapat berisiko untuk bayi.
Kendati demikian ada beberapa manfaat yang perlu diketahui dari metode melahirkan lotus birth. Penelitian beberapa tahun terakhir memang menunjukkan bahwa menunda memotong tali pusat dapat memberikan keuntungan bagi bayi, terutama bagi bayi prematur. Menunda memotong tali pusat selama tiga menit dapat memberikan bayi lebih banyak asupan nutrisi, terutama zat besi, sehingga menurunkan risiko terjadinya anemia.
Namun, membiarkan tali pusat lebih lama lagi menempel pada bayi tidak memberikan keuntungan apa pun, karena setelah lahir, maka plasenta yang telah keluar dari tubuh ibu tidak memiliki fungsi lagi.
World Health Organization (WHO) sendiri merekomendasikan menunda pemotongan selama 1-3 menit usai kelahiran. Jadi, tidak perlu secepatnya langsung memotong tali pusar begitu bayi lahir.